‘Anak kecil tahu apa….?’ Itulah kira-kira sepenggal kalimat yang sering terlontar dari mulut sebagian orangtua yang tidak mau anak mereka mengkritik atau memberikan ide kepada mereka. Orangtua seperti itu menganggap bahwa anak kecil tidak perlu didengar ucapannya karena ia belum punya pikiran. Anggapan tersebut adalah tidak tepat, karena terkadang sejak usia dini anak telah memiliki kepribadian dan pandangan tentang banyak hal, bahkan sebagian anak ada yang sudah mampu menyimpulkan
suatu ide daripada orang dewasa.
suatu ide daripada orang dewasa.
Anak yang sering diajak berdiskusi dan didengar pendapatnya akan tumbuh di dalam diri anak tersebut rasa percaya diri, anak akan merasa bahwa dirinya telah dewasa, dan dapat dipercaya (yer). Jika orangtua memberikan kepercayaan kepada anak dan memperlakukan anak sebagaimana orangtua memperlakukan orang dewasa lainnya yaitu mendengarkan pendapat dan idenya, maka orangtua akan melihat bahwa ia sesuai dengan kepercayaan yang diberikan orangtua kepadanya (Adil Fathi Abdullah, 2003).
Sumber:

Ino bagus sob... salam kenal ajah.
ReplyDeletebetul betul betul,
ReplyDeletepakde setuju, jika pendapat anak didengar, maka ide ide dari anak akan lancar tersalurkan,dan percaya diri atas kemampuannya tapi jika tak dengar apa lagi sampai terucap " kamu tahu apa?", saya percaya ide anak itu tersumbat, kalaupun ada ide dia tak berani mengungkapkannya dan selau bergantung pada orang lain
Bener juga yah...
ReplyDeleteterimakasih ilmu nya.
Cara yang cukup bagus juga nih untuk menumbuh kembangkan fikiran anak..
ReplyDeletesemoga kita tidak salah cara dalam mendidik anak.
ReplyDeleteArtikel yang bagus..
ReplyDeletesemoga bermanfaat untuk orang banyak.
A great post - I continually feel that it's less simple than I previously thought.
ReplyDelete